Kiat Suami Agar Selalu Perkasa

Masalah yang biasanya sering muncul usai bercinta adalah ketidakpuasan yang dialami wanita. Umumnya, ketidakpuasan itu terjadi karena ketidakmampuan pasangannya memberikan rangsangan paripurna.

Salah satu hal yang sering dikeluhkan kaum hawa ialah ketika puncak orgasme tengah mereka nikmati, tiba-tiba saja pasangan sudah menuntaskan “pekerjaannya”. Tak heran, tuntutan akan pria perkasa menjadi sebuah keniscayaan.

“Pada dasarnya keperkasaan pria itu sebenarnya ada di dalam persepsi mereka. Karena dibangun dan diciptakan dari kognisinya, maka seringkali Dia merasa seakan-akan tidak dapat memuaskan


pasangannya,” kata Sani B Hermawan psikolog dari Daya Insani.

Untuk menjawab persoalan tersebut, ibu dari tiga anak ini membeberkan langkah-langkah yang dapat ditempuh. Salah satunya pahami bahwa kegiatan bercinta dengan pasangan adalah perhatian terhadap kondisi psikologis.

“Jadi jangan perlu membangun persepsi ideal yang sangat sempurna, karena itu lakukanlah semaksimal mungkin,” jelas almamater Universitas Indonesia itu.

Yakin dengan apa yang dilakukan sudah berdasarkan pada proses komunikasi efektif juga dapat dilakukan untuk mengetahui keinginan masing-masing pasangan. Karena G-spot seseorang berbeda dengan yang lainnya.

“Setiap pasangan punya sensitivitas masing-masing yang berbeda. Karena itu, pekalah akan kebutuhan dan keinginan pasangan,” imbuhnya.

Masih menurut Sanny, faktor lain yang harus diperhatikan adalah mengikuti tahap-tahap mulai dari tindakan awal (foreplay), kegiatan inti dan kegiatan akhir hubungan.

“Proses pasca hubungan itu yang menentukan hal itu penting atau tidaknya bagi pasangan. Mulai dari kecupan mesra, hungging, atau sekadar memberikan ekspresi menyenangkan, akan melengkapi 100 persen kepuasan itu sendiri,” ungkapnya.

Ketiga faktor tersebut yang membuat pria merasa percaya diri dapat melakukan permainan cinta yang dahsyat. Bahkan, bukan tidak mungkin kaum adam ini dapat melambungkan pasangannya hingga ke langit ke tujuh. Namun, masih ada hal lain yang diperlukan sehingga Anda benar-benar layak disebut pria yang sangat mengerti keinginan pasangannya. Salah satunya adalah persiapan stamina yang optimal.

Menurut Sanny, tidak ada acuan yang dapat menjelaskan stamina seperti apa yang dapat membuat seorang pria maksimal di atas ranjang. Namun hal itu dapat terbentuk dari psikologis yang tercurah penuh pada hubungan intim.

“Intinya, agar stamina menjadi optimal adalah dengan pusatkan pikiran untuk mengumpulkan kepekaan-kepekaan sebelum melakukan hubungan intim,” pungkas wanita ramah ini.


    0 komentar:

    Poskan Komentar

    Silakan Berkomentar, Tapi yang Sopan dan dengan kata-kata yang baik. Jangan buang waktu anda dengan berkomentar bernada spam, asal-asalan dan tidak menghormati pembaca lainnya.